Monday, June 04, 2007

Sunday, March 25, 2007

Sejarah nyata tentang film 300. Awas spoiler!!!




From Spawnist Multiply Site's Blog entry.

1. Utusan Persians yang didorong masuk ke dalam sumur sebetulnya bukan utusan King Xerxes, melainkan peristiwa itu terjadi pada masa pemerintahan King Darius, ayah dari Xerxes yang pernah dikalahkan oleh Athenians (orang2 Athens). Sewaktu pemerintahan Darius ada 2 kota di eropa yang melawan yaitu Athena yang mendorong utusan Persia ke dalam jurang, dan Sparta yang mendorong utusan ke dalam sumur.

2. Pandangan dalam film ini mengenai orang Persia (Iran) adalah orang Persia di mata Greeks.
Selama lebih dari 2000 tahun, pandangan orang eropa terhadap asia
sangat dipengaruhi pandangan Greeks terhadap Persians. Kata barbarians
from the East ada sejak peristiwa penyerbuan Persia ke Eropa, sampai
sekarang masih mempengaruhi pandangan dunia modern (Western world)
terhadap orang Asia.

3. King Leonidas
walaupun berstatus raja Sparta, sebetulnya adalah seorang Commander
dalam pasukan Greek. Jadi dia diutus oleh Athenians memblokir masuknya
Persia untuk beberapa hari saja. Kenapa? Karena Athenians saat itu
mengosongkan kota2 besar di Greeks, mengungsikan wanita dan anak2,
serta mempersiapkan pasukan navy nya yang terkenal untuk memukul armada
laut Persia yang sebetulnya gak punya pengalaman sama sekali berperang
di laut. Selain itu jumlah pasukan yang terlibat perang Thermopylae, sebetulnya memang betul 300 Spartans, tetapi dibantu lagi oleh 700 tentara Thespians.
Dan mereka semua nya mati mempertahankan tembok batas untuk membiarkan
ratusan pasukan yang lain retreating, jadi bukan nya lari karena takut.

4. Xerxes (biasa disebut Ahuramazda di
pelajaran sejarah waktu sekolah), bukanlah orang sadis seperti yang
digambarkan di film 300. Xerxes disebut sebagai Raja setengah Dewa,
karena dia adalah seorang ZOROASTRIAN. Yaitu orang yang menganut ajaran dari Zoroaster (Zarathustra
dalam bahasa Yunani) dimana ajaran nya memberikan basic bagi lahirnya
agama Christian dan Islam di kemudian hari. Ajaran Zoroaster adalah
bahwa God is all good, all just but not all powerful. Karena kalau all
powerful maka there will only be good and no evil. Seorang Raja menurut
ajaran Zoroaster adalah orang yang bertindak atas nama God, sehingga
harus mencerminkan keadilan. Pembunuhan tidak bisa diganjar hukuman
mati, apabila dilakukan hanya satu kali. Juga sebagai raja, Xerxes
tidak pernah memaksakan daerah taklukan nya untuk ikut menjadi
Zoroastrian. Setelah ditaklukan oleh Persia, Egypt masih tetap
melakukan tradisi pertuhanan mereka dengan bebas. Oh iya, penggambaran
oleh Herodotus: Persians mengenakan jubah dan celana panjang saat
perang, tidak seperti orang Greek. Makes you wonder kenapa di film 300
digambarkan Xerxes banyak di tindik2 dan pake rantai??? But it's
cool....

5. Keburukan nama Xerxes di mata Greeks hanya karena
perbedaan ideology dan prinsip. Greeks yang dipimpin oleh Athenians
adalah negara democracy, dan bukan monarki. Walaupun beberapa states di
Greeks mempunyai raja, tetapi suara raja tidaklah absolute seperti di
Imperium Persia. Karena nya Greeks melihat gaya Xerxes seperti orang
Barbarians. Padahal Sparta yang di film selalu bicara masalah freedom,
adalah satu2 nya states di Greek yang masih mempraktekkan absolutisme
ala komunis (bukan monarki). Contohnya ortu berhak membunuh anak2 nya
yang cacat, anak2 usia 7 tahun harus masuk barak militer, dll. Di dalam
film dijelaskan juga. Bahkan di film pun diberikan gambaran jelas
bagaimana Leonidas menganggap Athenians adalah banci karena art dan
culture mereka yang lebih maju. Sebetulnya sih, Athenians punya pasukan
darat dan laut yang lebih hebat dari Spartans karena mereka punya
banyak ahli strategy.

6. Yang memimpin peperangan setelah
Thermopylae adalah Athenians, sebagai pusat civilization Greeks. Bukan
seperti di film yang di jelaskan bahwa 10 ribu Spartans memimpin 30
ribu tentara Yunani. That is soooo wrong! Greek strategist posisinya di
Athena dan Leonidas bukan atas prakarsa sendiri bertempur mencari mati
di Thermopylae, melainkan menjalankan strategy dari Athena.

7.
Banyak orang yang protes kenapa koq tentara Persia berkulit hitam dan
seperti monster di film 300, padahal orang Persia harusnya berkulit
putih. Sewaktu Ahuramazda membawa pasukan ke Yunani, butuh 4 tahun
untuk mengumpulkan tentara dari seluruh negara jajahan. Jadi yang
berperang di Thermopylae, Platea ataupun Salamis bukan hanya orang
Persia tetapi banyak orang Africa berkulit hitam yang merupakan budak.
Of course masalah tampang seperti monster adalah prejudice pandangan
orang Greeks terhadap orang Persians yang diberi lukisan komik. Greeks
menggambarkan Barbarians sebagai orang yang menakutkan dan membawa
bencana di seluruh Greece. The artist put it in a monster-like picture,
but in a sense that is the actual prejudice that has been addressed to
the Persians through the Greeks’ eyes. Banyak gossip bahwa orang Iran
protes keras terhadap film ini, tetapi harus diingat bahwa film ini
adalah adaptasi dari sebuah prejudice suatu ras (Greeks) terhadap
penyerang wilayahnya (Persians). Jadi sebetulnya film ini bukan
mendiskreditkan orang Iran secara khusus. Walaupun harus diakui bahwa
film ini membuat Ahuramazda kelihatan seperti seorang Barbar yang bodoh
dan gak berdaya. Mungkin ini juga yang bikin orang Iran sebel yah.

8.
Jasad Leonidas saat ditemukan oleh tentara Greek adalah tanpa kepala.
Kepala Leonidas di penggal dan ditancapkan di sebuah stake, sebagai
peringatan kepada Greek bahwa Leonidas telah dibunuh oleh tentara
Immortals dari Persia. Sementara juga sebagai peringatan kepada tentara
Persia (terutama budak2) bahwa Spartans dan Thespians dalam hal ini
kepala Leonidas mewakili Greeks, hanyalah mortals. Di film kematian
Leonidas menyambut panah, bisa jadi benar, karena pasukan Persia baru
bisa menggunakan panah setelah menemukan jalan tembus dari belakang
gunung. Jadi adegan ‘fighting in the shade’ itu gak ada, karena dari
sisi tersebut pasukan Persia betul2 tidak punya kebebasan bergerak
apalagi melepaskan panah dari kejauhan. Tapi adegan ‘fighting in the
shade’ adalah my favorite scenes.

Thanks to kyosiro on KG FORUM.